Minggu, 01 Juni 2014

Takkan pernah bisa



Aku tau aku mengenalmu
Aku tau kau pun mengenalku
Tapi kita tidak berinteraksi
Karna kita berbatasan sisi

Tapi kamu ada disaat saat aku butuhkan
Kamu tak berkomentar, kamu hanya diam
Dan mencoba tidak memihak

Mungkin ada sesuatu diantara kita
Tapi aku masih terjebak pada masa yang mengakar
Aku masih terjebak pada perasaan yg mengendalikanku
Sehingga kau terlibat diantaranya
Terlibat pada ketidakadilan yang aku ciptakan
Dan aku memberikan ruang diantara kita sejak saat itu

Ada banyak nuansa yang kita alami saat ada ruang diantara kita
Kamu mungkin mempunyai perpesktif sendiri terhadapku
Dan begitupun aku,

Sampai kemarin,
Kulihat ruang diantara kita mendekat
Mengisi setiap sudutnya dengan pertanyaan
yang masih ku sisakan saat aku membuat ruang ini

Tak ada harapan dan pengharapan
Hanya jawabanlah yang aku inginkan.
Ku gapai wujudmu dalam bayangan kosong saat itu.

Kudapati kau seperti menutupi jawaban yang ingin ku ketahui
Sampai aku diam dan merasakan kau sedang terbuai asmara
Asmara yang membakar api cemburuku
Entah apa yang ada dipikiran ku saat itu
Tapi aku merasa menemukan jawaban atasnya

Mungkin ada kesempatan untuk kita bersama
Atau mungkin tak kan pernah ada
Karena aku tak pernah berani menyatakannya
Karna kau tau keadaannya

Kau pernah membuat jantung ini bergetar karena ulahmu
Menggigit jari-jari manismu di hadapanku
Dan hingga detik ini,
Sesungguhnya ada banyak kata yang ingin aku ucapkan
Tidak padamu, tapi pada hatimu
Tidak padaku, tapi pada hatiku
Namun, semua akan tetap tertutup rapat
Rapat sampai kapanpun
Dan tetap jadi rahasia.
Rahasia hatiku untuk ku
Dan rahasia hatimu untukmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar