Minggu, 01 Juni 2014

Haruskah aku berhipotesis

Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan
Seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan


Cinta yang sebenarnya
Adalah ketika kamu menitikkan airmata
 dan masih perduli terhadapnya
Adalah ketika dia tidak pernah memperdulikanmu
 dan kamu masih menunggunya dengan setia
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
 dan kamu masih bisa tersenyum dan berkata
"aku turut berbahagia untukmu"

Ini memang salahku
ketika masalah itu datang
aku membuka ruang sehingga namamu muncul di hatiku
nama yang sama sekali tidak terlintas dipikiranku
nama yang senyumnya selalu membuatku rindu




kamu belajar lebih banyak tentang dirimu sendiri
dan menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada
cintamu akan tetap di hatinya
sebagai penghargaan abadi atas pilihan-pilihan hidup yang telah kamu buat

cinta itu mengerti ketika kamu berkata
"aku lupa"
menunggu selamanya ketika kamu berkata
"tunggu sebentar"
tetap tinggal ketika kamu berkata
"tinggalkan aku sendiri"
membuka pintu meski kamu belum mengetuk dan berkata
"bolehkah aku masuk"

mencintai juga bukanlah kamu melupakan dia bila dia berbuat kesalahan
melainkan bagaimana kamu memaafkan
bukanlah bagaimana kamu mendengarkan
melainkan bagaimana kamu mengerti
bukanlah apa yang kamu lihat
melainkan apa yang kamu rasakan

Mungkin akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang
bukan karna orang itu berhenti mencintai kita
melainkan kita menyadari bahwa orang itu akan lebih bahagia apabila kita melepaskannya

kadangkala
orang yang paling mencintaimu
adalah orang yang tak pernah menyatakan cinta kepadamu
karna takut kamu berpaling dan memberi jarak
dan bila suatu saat pergi kamu akan menyadari
bahwa dia adalah cinta yang tidak pernah kamu sadari

dan aku hanya ingin kamu tahu dan mengerti
itu saja..






Tidak ada komentar:

Posting Komentar