ada satu hari yang membuatku tersadar
tentang apa yang aku pertanyakan selama ini
apakah benar-benar, ataukah sekedar cinta
aku hanyalah seorang manusia yang tak mampu untuk berkata
bahkan untuk memberikan sedikit rasa perhatian yang ingin aku berikan saja aku sudah takut
hingga akhirnya ketakutan itupun berangsur-angsur pudar
dan aku sudah berani, berani menatapmu lebih lama dibandingkan dengan tatapanmu
berani untuk memberikan apa yang aku punya
yang bisa membuatmu nyaman
aku berikan senyumanku, senda gurauku, cerita2 rahasia kecilku
hangatnya tatapku dan juga hatiku
aku takut,, aku takut salah mengartikan bahasa dalam matamu itu
seolah aku selalu yakini kamu merasakan hal yang sama
hal yang selalu aku pikirkan dan aku simpan
andai aku bisa menemukan satu alat canggih
aku hanya ingin tahu apa yang ada dalam pikiranmu dan juga hatimu
itu saja
aku masih tidak tahu apa yang membuatku bisa seperti ini
aku selalu membayangkan senyuman manis itu
satu pasang mata yang mencari perhatian ditengah keramaian
dan aku hanya mampu berfikir
untuk apa maksud dari tatapan itu
lagi-lagi aku membutuhkan alat canggih itu
dan akhirnya kaupun kini telah dengannya
aku jatuh, aku tidak bisa berdiri, aku salah,,
salah dalam menerka semua kode yang kamu berikan kepadaku
aku kehilanganmu sekarang
kita memang masih bersama
kita masih berbicara satu sama lain
sekarang untuk menatapmu saja aku sudah takut
dan aku takut jika aku tiba2 berlari dan memelukmu sambil berkata
"aku menyayangimu,,"
dan maaf aku baru menyadarinya sekarang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar