Rabu, 11 Juni 2014

Semoga tidak kamu lagi

Ada rasa sedih saat melihatmu bahagia
bukan karna aku tak ingin kamu bahagia
melainkan,,
karna bukan aku yang membahagiakanmu

itu menyakitkan,,
seperti pukulan yang sebenarnya ingin membuatku tersadar
mungkin ini waktu untuk aku terpuruk
supaya aku..
dapat melihat Tuhan memakai kenangan ini untuk buatku dipenuhi kesiapan
sehingga doa dapat melahirkan semangat dan buatku bangkit

namun ketahuilah sebelum aku sudah tidak lagi mencintaimu
ini darahku mengalir membawa bayang-bayangmu mengelilingi tubuhku
dan jantungku berdenting melihat kau menari2 dipikiranku

ada satu hal yang sampai hari ini aku bangga menjadi aku
itu karena aku mau terima kamu apa adanya

Aku meminta ampun kepada Tuhan
sebab aku pernah berharap suatu saat ketika angin menghempasku dari daya ingatmu
aku tak ingin pernah lagi menginjak bumi

sebab hidup jadi terasa bagaikan dinding yang dingin
dan aku harus menjadi paku sebab kamu bagai lukisan dan cinta itu palu nya
memukul aku.. memukul aku.. dan memukul aku sampai aku benar2 menancap kuat

pada akhirnya
semoga tidak kamu lagi yang aku lihat sebagai satu2nya cahaya dalam pejamku sebelum aku pulas
ya,, semoga tidak kamu lagi..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar