Ini salah,,
Tapi kenapa terasa benar untukku yang sedang dilanda cintamu,
Cintamu yang terus membakar aku,,
Butakan pikiran dan logikaku..
Gila,,
Sementara,,
Malam ini aku hanya duduk termenung menanyakan kedalam hati,,
Tentang sinar yang datang dan menerangi hati ini walau terlihat samar,
Samar tapi menyejukkan,,
Buatku,,
Cinta ini adalah 3/4 mimpi, dan 1/4 nya kenyataan,,
Mulai timbul masalah kalau jatuh cinta pada mimpi itu, dan bukan pada kenyataannya,,
Di depanmu aku menaruh sebagian nafasku,
Entah sebagai pengisimu,
Atau pula sebagai yang tertolak,
Untuk memenangkan hatimu,
Atau sekedar menjadi seorang perindu,,
Perempuanku..
Kamu tidak tau,
Seperti apa kamu berputar-putar di dalam kepalaku,
Kamu tidak tau,
Bahwa aku bersemangat bila menceritakan kamu,
Meresapi setiap waktu,
Meski aku tahu kita tak mungkin bersatu,,
Kamu,,
Lihatlah susunan aksara yang berantakan ini,
Inikah ujian hati?
Tapi aku membuatnya dengan penuh harapan,
Yang jatuh seperti hujan,,
Kamu tidak tau,
Rasa ini hidup seperti apa,
Kamu pun tidak tau,
Ia bergerak dalam hatiku,
Berlayar sampai jantungku,
Hingga membawa bayang-bayangmu berkerak di pikiranku,,
Sudahlah, kamu perempuan terlarangku..
Biar waktu yang selalu mengingatkanmu atau mungkin melupakanmu,,
Dan semoga kamu tahu bahwa kamu lah perempuanku. . .
Dan maaf aku tidak punya cara berlari untuk menjauhimu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar