Selamat pagi untukmu,
Dan itu berarti juga aku merindukanmu pagi itu..
Pagi itu untukmu , Merasa nyaman denganmu..
Putih abu-abu setelah ujian
Terucap aku memilihmu,,
Kini kisah kita telah usai
Berakhir memang, telah berakhir..
Hal terindah itu adalah kini melihat kembali senyummu..
Dan sakitnya senyum itu bukan untukku..
Senyumku belum seberapa dari sakitku..
Sakit dari senyummu yang bukan milikku..
Dari setiap hela nafasku, selalu terselipkan rindu untukmu..
Semua tentang kamu..
Andai kamu baca isi hatiku,
Selalu ada ruang untuk kamu.. Selalu..
Meski engkau tak bisa kumiliki..
Pagi ini bukan untuku juga untukmu,
Pagi ini untuk cerita kita yg telah lalu..
Selamat pagi biruku ..
Senyum yang hilang itu kini terlihat lagi,
Senyum yang dulu selalu menjadi salah satu alasan mengapa aku mencintaimu,
Senyum wanita berkerudung biru
dengan mata indah di balik kacamata biru,
Kapankah kepercayaan itu menghampiriku?
Enyahlah wahai sisi gelap yang bersembunyi dibalik egonya cinta
Dibawah naungan hujan & diselimuti dinginnya angin malam,
takkan ada rasa lelah yg kurasakan selama senyum itu tetap kutatap
Biarlah sesuatu itu hilang seiring semua berlalu.
Walau janji itu telah musnah,
aku kehilanganmu
Dan biarkan malam ini menemaniku.
Berdiri disisi ruang yang kosong
Aku menatap sesuatu yang tak kau lihat.
Aku mendengar sesuatu yang tak kau dengar.
Aku merasakan sesuatu yang tak kau rasakan
Disini,
kumenanti sebuah tatapan yang hanya menatap sebuah alunan melodi dari bisikan nurani
sepi yang kumiliki
Menanti jiwa sepi itu kembali
Tapi cinta diam sama dengan cinta dalam hati,
Cinta dalam hati sama dengan cinta tak harus memiliki
Cinta dalam hati sama dengan cinta tak harus memiliki
Biruku,
biarkan
'cinta dalam diamku' ini menjadi memori tersendiri,
dan sudut hatimu
menjadi rahasia antara kau dengan Sang Pemilik hatiku ...
Hati kadang tersenyum, kadang menangis dan ketika diri ini terdiam,
maka disitu aku mengingatmu
Terima kasih biruku,
Atas waktu yang sebentar itu,,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar